Klip otomatis adalah fitur di mana program sendiri yang mendeteksi event di dalam game seperti kill, ace, dan pentakill, lalu dengan sendirinya memotong dan menyimpan momen itu saja. Poin utamanya, kamu tidak perlu menyalakan rekaman duluan. Kamu juga tidak perlu menekan tombol simpan setelah highlight terjadi. Biarkan saja game berjalan, dan klip menumpuk sendiri setiap kali momen bagus datang, jadi saat game ditutup, highlight-nya sudah tersusun rapi.
Apa sebenarnya yang dilakukan klip otomatis
Kalau rekaman biasa menangkap seluruh game dari awal sampai akhir, klip otomatis memilih dan menyimpan momen yang bermakna saja dalam bentuk pendek. Program mengenali titik saat event seperti kill atau takedown terjadi dari layar, suara, dan sinyal game, lalu menjadikan beberapa detik sebelum dan sesudahnya sebagai satu klip. Jadi hasilnya bukan rekaman asli berjam-jam, tapi beberapa highlight berdurasi sekitar sepuluh detik. Pekerjaan mencari-cari footage saat editing untuk memotong bagian bagus hilang sejak awal.
Perbandingan 3 cara merekam
Secara garis besar ada tiga cara menyimpan footage game. Masing-masing berbeda dari seberapa besar usahanya dan seberapa banyak yang terlewat.
- Rekam manual: nyalakan rekaman sebelum game dan matikan saat selesai. Seluruh rekaman asli tertangkap, tapi kamu harus mencari dan memotong highlight sendiri nanti, dan kalau lupa menyalakan, seluruh match itu hilang.
- Replay buffer: terus menyimpan beberapa detik terakhir di memori, dan saat hotkey ditekan, bagian tepat sebelum momen itu disimpan. Tidak perlu menyalakan rekaman duluan, tapi kamu harus menekan tombol simpan sendiri tepat setelah momen bagus.
- Klip otomatis berbasis deteksi event: program sendiri yang mendeteksi event seperti kill dan ace lalu menyimpan bagian itu dengan sendirinya. Tidak perlu membiarkan rekaman menyala, tidak perlu menekan tombol simpan.
Rekam manual paling bebas tapi paling makan tenaga. Seluruh rekaman asli tersimpan, jadi lengkap sebagai bahan, tapi untuk benar-benar mengambil highlight kamu harus memutar mundur footage panjang lalu mencari dan memotongnya sendiri. Yang paling penting, kalau lupa menyalakan rekaman, highlight hari itu tidak tersimpan.
Replay buffer sedikit menambal kelemahan itu. Beberapa puluh detik terakhir selalu tersimpan di memori, dan saat momen bagus terjadi kamu menekan hotkey untuk menyimpan bagian yang baru saja lewat. Tidak perlu menyalakan rekaman duluan memang praktis, tapi batasan bahwa orang tetap harus menekan tombol simpan masih ada. Momen panik di mana tangan tidak sempat bereaksi, atau highlight yang lupa disimpan, tetap terlewat.
Klip otomatis berbasis deteksi event menghilangkan masalah terakhir ini juga. Alih-alih menyerahkan keputusan menyimpan ke kecepatan reaksi orang, program membuat klip sendiri begitu mendeteksi event. Highlight diam-diam menumpuk di belakang layar sementara kamu fokus ke game, jadi hampir tidak ada yang terlewat.
Cara DOR menyimpan lewat deteksi event
DOR bekerja dengan cara ketiga, klip otomatis berbasis deteksi event. Saat kamu menjalankan game yang didukung, DOR memantau layar dan situasi game di latar belakang, lalu mengenali saat event yang layak jadi highlight, seperti kill atau takedown, terjadi. Dengan event itu sebagai patokan, DOR memotong bagian di sekitarnya menjadi satu klip dan menyimpannya. Kamu tidak menyalakan rekaman, dan tidak menekan tombol simpan. Cukup main seperti biasa.
Momen yang dideteksi per game mengikuti standar highlight masing-masing game. Di Valorant, momen seperti ace, menghabisi kelima lawan sendirian dalam satu ronde, tersimpan sebagai klip; di League of Legends, pentakill, menjatuhkan lima lawan beruntun dalam waktu singkat, disimpan otomatis. Bahkan di team shooter seperti Overwatch, killstreak atau momen teamfight yang dipicu ultimate jadi target deteksi. Mengetahui apa yang dianggap highlight di tiap game dan menyimpan momen itu saja adalah inti dari cara deteksi event.

Kapan klip otomatis cocok
Klip otomatis cocok untuk orang yang terlalu fokus ke game sampai tidak sempat menyimpan, orang yang capek memutar mundur footage setiap match untuk mencari highlight, dan terutama orang yang benci melewatkan momen bagus. Sebaliknya, kalau kamu ingin memilih sendiri setiap momen yang disimpan, atau butuh rekaman asli utuh untuk pekerjaanmu, rekam manual atau replay buffer mungkin lebih cocok.
Singkatnya, esensi klip otomatis adalah program, bukan orang, yang menangani penilaian dan timing menyimpan highlight. DOR menangkap momen seperti kill, ace, dan pentakill sendiri lewat deteksi event dan menyimpan bagian itu saja, jadi highlight terkumpul dengan alami tanpa perlu membiarkan rekaman menyala atau menekan tombol simpan. Hardware encoding NVENC adalah default-nya, jadi bebannya juga ringan, dan bisa dipakai gratis tanpa watermark.


