← Blog

Hasil Rekaman Gambarnya Freeze tapi Suara Tetap Jalan: Cara Mengatasinya (Ubah VFR ke FPS Konstan)

Hasil rekaman gambarnya freeze tapi suara tetap jalan — grafik ringkasan langkah demi langkah
Poin penting
  • Suara normal tapi hanya gambar yang freeze terjadi karena video direkam dengan variable frame rate (VFR).
  • Editor dan sebagian player mengharapkan constant frame rate (CFR), jadi file VFR bisa freeze atau audionya tidak sinkron.
  • Memaksa constant frame rate saat merekam dan mengunci FPS capture bisa mencegah masalah ini sejak awal.
  • File yang sudah terlanjur freeze bisa diselamatkan dengan encode ulang ke CFR memakai tool seperti HandBrake.

Kalau kamu memutar rekaman dan suaranya keluar normal tapi gambarnya freeze di bagian tertentu, atau video dan audio makin lama makin tidak sinkron, penyebabnya hampir selalu satu: video direkam dengan variable frame rate (VFR). Kunci solusinya adalah memaksa constant frame rate (CFR) dan mengunci FPS capture di satu nilai. Artikel ini menjelaskan berurutan cara mencegahnya saat merekam dan cara menyelamatkan file yang sudah terlanjur freeze.

Kenapa suara jalan tapi hanya gambar yang freeze

Audio biasanya mengalir dengan laju yang konstan. Sebaliknya, gambar mengubah jumlah frame per detiknya tergantung kondisi komputer. Saat game sedang berat, misalnya, 60fps turun ke 54fps lalu naik lagi. File yang jarak antar-frame-nya tidak rata seperti ini disebut variable frame rate (VFR).

File rekaman mencatat kapan setiap frame harus ditampilkan dalam bentuk timestamp. Di file VFR, jarak ini tidak konstan, tetapi editor dan sebagian player memutarnya dengan asumsi jarak antar-frame selalu sama. Akibatnya, di bagian yang kosong frame sebelumnya ditahan sehingga gambar terlihat freeze, sementara audio terus mengalir dengan temponya sendiri dan lama-lama bergeser.

Cara mengeceknya: buka juga video yang freeze itu di player lain (seperti VLC). Kalau freeze di satu player tapi normal di player lain, kemungkinan besar ini masalah kompatibilitas VFR, bukan file yang rusak.

Langkah 1: Paksa constant frame rate (CFR) di program rekam

Solusi paling pasti bukan memperbaiki file yang freeze, melainkan merekam dengan constant frame rate sejak awal. Contohnya di OBS Studio, constant frame rate bisa dipaksa lewat settings.

  1. 1Paksa constant frame rate (CFR) di program rekam
  2. 2Kunci FPS capture di satu nilai
  3. 3Selamatkan file yang sudah freeze (encode ulang ke CFR)
  • Di OBS Settings > Video, kunci FPS ke nilai bulat (misalnya 60).
  • Di Settings > Output, ubah output mode ke Advanced.
  • Masuk ke tab Recording dan cari kolom Custom Muxer Settings.
  • Isi kolom itu dengan force-cfr=1 untuk memaksa constant frame rate.
  • Setelah diterapkan, coba rekam sebentar dan pastikan file hasilnya tidak freeze.

Langkah 2: Kunci FPS capture di satu nilai

Walaupun opsi constant frame rate sudah menyala, efeknya berkurang separuh kalau capture-nya sendiri goyah. Saat FPS capture layar dan frame rate game bergerak dengan kecepatan berbeda, perekam akan mengisi atau membuang frame kosong, dan freeze muncul lagi.

  • Atur FPS rekaman ke nilai yang bisa dipertahankan game dengan stabil. Kalau 60fps sering anjlok, menurunkannya ke 30fps membuat freeze lebih jarang.
  • Samakan batas frame dalam game (misalnya 60) dengan FPS rekaman.
  • Memakai mode borderless windowed alih-alih exclusive fullscreen sering membuat capture lebih stabil.
  • Tutup program latar yang berat saat merekam untuk memperkecil rentang naik-turun frame rate.

Langkah 3: Selamatkan file yang sudah freeze (encode ulang ke CFR)

Kalau video yang sudah kamu rekam ternyata freeze, kamu bisa meng-encode ulang ke constant frame rate dengan tool gratis HandBrake. Tool ini meng-encode ulang video sambil menata ulang jarak frame yang tidak rata menjadi konstan.

  • Masukkan file asli yang freeze ke HandBrake.
  • Di tab Video, atur Framerate ke 60 (atau nilai dasar file aslinya).
  • Pilih opsi di bawahnya menjadi Constant Framerate.
  • Tekan Start Encode untuk membuat file baru, lalu pastikan freeze-nya sudah hilang.
Kalau kamu sudah memakai editor, cukup taruh video VFR di timeline Premiere Pro atau DaVinci Resolve lalu export apa adanya tanpa dipotong, hasilnya juga akan ber-constant frame rate. Ini jalan pintas cepat untuk membereskan freeze tanpa tool terpisah.

Kompatibilitas editor: samakan ke CFR sebelum import

Editor seperti Premiere Pro, DaVinci Resolve, dan GOM Mix bekerja dengan asumsi constant frame rate. Kalau file asli VFR di-import apa adanya, audio dan gambar mulai bergeser begitu kamu melakukan cut. Karena itu, paling aman menyamakan ke constant frame rate dengan Langkah 1-3 di atas sebelum mengedit. Makin besar naik-turun frame rate sesaat di sebuah game, seperti Valorant atau PUBG, makin terasa manfaat langkah ini.

Merekam tanpa setting manual: DOR

Kalau menyamakan proses ini secara manual setiap kali terasa merepotkan, lebih mudah memakai tool yang merekam dengan sendirinya. DOR mendeteksi game yang didukung dan merekam match secara otomatis, dan di GPU NVIDIA memakai hardware encoding NVENC secara default, yang memindahkan beban ke GPU sehingga game punya lebih banyak ruang untuk menjaga FPS. Kalau file tetap freeze di editor, encode ulang ke CFR dengan HandBrake seperti dijelaskan di atas.

Layar rekaman DOR
DOR merekam match secara otomatis dengan hardware encoding

Ringkasnya, kuncinya ada dua. Paksa constant frame rate (CFR) di program rekam, dan kunci FPS capture di satu nilai yang sanggup dipertahankan game. Cukup dengan menjaga dua hal ini, masalah suara jalan tapi gambar freeze sebagian besar akan hilang. File yang sudah terlanjur freeze bisa diselamatkan dengan encode ulang di HandBrake atau export ulang dari editor.

Rekaman yang mulai bersamaan dengan game-mu: aplikasi perekam game →

DOR Clips

Klip Valorant di DOR

Lihat lainnya di DOR →

Video Valorant yang direkam dan diunggah pengguna DOR. Ketuk salah satu untuk memutarnya di dor.gg.

FAQ

FAQ

Kalau suara jalan tapi gambar freeze, apakah file-nya rusak?

Dalam banyak kasus tidak rusak. Ini masalah kompatibilitas: video yang direkam dengan variable frame rate (VFR) terlihat freeze di player atau editor yang mengharapkan constant frame rate. Kalau diputar normal di player lain seperti VLC, file-nya baik-baik saja, dan encode ulang ke constant frame rate (CFR) akan menyelesaikannya.

Apa sebenarnya VFR dan CFR?

VFR (variable frame rate) adalah cara rekam di mana jumlah frame per detik berubah sesuai kondisi, sedangkan CFR (constant frame rate) adalah cara rekam di mana jarak antar-frame selalu konstan. Saat audio mengalir konstan tapi jarak frame gambar tidak rata, keduanya bergeser sehingga muncul freeze dan masalah sinkronisasi. Karena itu, menyamakan ke CFR adalah kunci solusinya.

Bagaimana cara memaksa constant frame rate di OBS?

Ubah output mode ke Advanced di settings, lalu isi force-cfr=1 di kolom Custom Muxer Settings pada tab Recording. Mengunci FPS ke nilai bulat seperti 60 di setting video juga membuatnya makin stabil.

Apakah video yang sudah freeze masih bisa diselamatkan?

Bisa. Masukkan file-nya ke tool gratis HandBrake, atur Framerate, lalu encode ulang dengan Constant Framerate. Kalau kamu memakai editor, cukup taruh di timeline dan export apa adanya tanpa dipotong, hasilnya juga ber-constant frame rate.

Apakah merekam dengan DOR membuat masalah ini lebih jarang terjadi?

DOR merekam otomatis sejak match dimulai dan memakai hardware encoding NVENC secara default di GPU NVIDIA, jadi beban rekaman ada di GPU dan game punya lebih banyak ruang untuk menjaga FPS. Kalau file tetap freeze di editor, encode ulang ke CFR dengan HandBrake bisa menyelesaikannya.

Games

Panduan game terkait

Baca selanjutnya

Artikel terkait

Mulai pakai DOR

Tergantung game, DOR menyimpan klip lewat deteksi event atau analisis highlight otomatis