← Blog

Kenapa CPU Langsung Tinggi Saat Merekam Game, dan Cara Mengatasinya

Kenapa CPU melonjak saat merekam — grafik ringkasan langkah demi langkah
Poin penting
  • Biang utama CPU melonjak adalah encoder CPU x264, karena CPU sendiri yang menghitung kompresi video.
  • Ganti encoder ke encoder GPU seperti NVENC (NVIDIA), AMF (AMD), atau QSV (Intel), dan sebagian besar beban CPU hilang.
  • Kalau masih kurang, turunkan resolusi dan frame rate, lalu beri program perekam prioritas lebih tinggi agar tidak patah-patah.
  • DOR memakai encoding GPU (NVENC) secara default, jadi pemakaian CPU tetap rendah tanpa setting tambahan.

Langsung ke kesimpulan: penyebab paling umum CPU melonjak ke 90–100% saat merekam adalah encoder CPU bernama 'x264'. Karena hitungan kompresi video ditanggung CPU, bukan kartu grafis, logika game dan encoding video berebut CPU yang sama sehingga pemakaiannya meledak. Kunci solusinya adalah memindahkan kerja encoding ini ke GPU (NVENC).

Kenapa Pemakaian CPU Naik Saat Merekam?

Merekam layar berarti setiap frame yang ditangkap harus dikompres (di-encode) menjadi file video secara terus-menerus. Encoder CPU x264 melakukan kompresi ini langsung di CPU, sedangkan encoder GPU NVENC memakai sirkuit khusus di dalam kartu grafis. x264 menghasilkan kualitas gambar bagus tapi boros CPU, jadi di setting berat seperti 1080p 60fps pemakaiannya mentok 100%, FPS in-game turun, dan videonya kehilangan frame. Di game yang butuh reaksi sepersekian detik seperti Valorant atau PUBG, patah-patahnya langsung terasa.

Buka Task Manager. Kalau angka 'CPU' terus di atas 90% selama merekam, besar kemungkinan encoder-mu diatur ke CPU (x264). Itu yang pertama harus dicek.
  1. 1Ganti Encoder ke GPU (NVENC)
  2. 2Rapikan Opsi Detail NVENC
  3. 3Tuntaskan dengan Resolusi, Frame Rate, dan Prioritas

Langkah 1: Ganti Encoder ke GPU (NVENC)

Cara paling ampuh menurunkan pemakaian CPU adalah menyerahkan encoding ke GPU. Karena NVENC berjalan di sirkuit encoding khusus di dalam kartu grafis, performa encoding-nya tidak banyak terganggu meski game sedang memakai GPU habis-habisan. Kamu dapat kualitas gambar setara preset fast x264 nyaris tanpa menyentuh CPU. Berikut urutan mengganti encoder di OBS Studio.

  • Buka 'Settings' dari menu atas OBS.
  • Pilih tab 'Output' di sebelah kiri dan ubah output mode ke 'Advanced'.
  • Masuk ke tab 'Recording'.
  • Ubah opsi 'Encoder' ke 'NVIDIA NVENC H.264'. Untuk kartu grafis AMD pilih 'AMD AMF'; untuk grafis terintegrasi Intel pilih 'Intel QSV'.
  • Setelah diganti, klik 'Apply', lakukan rekaman tes singkat, lalu cek lagi pemakaian CPU-nya.
Kalau NVENC tidak muncul di daftar encoder, update driver grafis ke versi terbaru. Opsinya bisa tidak tampil di driver lama atau di kartu grafis yang tidak mendukung NVENC.

Langkah 2: Rapikan Opsi Detail NVENC

Kalau FPS in-game masih sedikit naik-turun setelah pindah ke NVENC, menyetel opsi detailnya membuat semuanya lebih stabil. Beberapa opsi lanjutan meminjam core komputasi kartu grafis (CUDA) dan bisa memengaruhi performa game, jadi setel seperti di bawah agar game dan rekaman sama-sama mulus.

  • Mulai dengan 'Quality' sebagai Preset.
  • Matikan 'Look-ahead'.
  • Matikan juga 'Psycho Visual Tuning'.
  • Dengan dua opsi ini mati, pemakaian core GPU berkurang sehingga game dan rekaman berjalan lebih lancar bersamaan.

Langkah 3: Tuntaskan dengan Resolusi, Frame Rate, dan Prioritas

Kalau ruang kerja PC masih sempit meski sudah pakai encoding GPU, atau kamu tidak bisa memakai encoder GPU, atur setting output dan prioritas proses sekaligus. Beban encoding sebanding dengan jumlah piksel di layar, jadi menurunkan resolusi dan frame rate satu tingkat saja efeknya besar. Coba terapkan poin berikut dari atas ke bawah.

  • Turunkan resolusi rekaman satu tingkat, dari 1080p ke 900p atau 720p.
  • Ubah frame rate dari 60 ke 30–45. Untuk rekaman gameplay biasa, ini sering sudah cukup.
  • Kalau terpaksa tetap pakai x264, ganti preset ke 'veryfast' atau 'superfast' untuk memangkas waktu CPU.
  • Di tab 'Details' Task Manager, atur prioritas file program perekam (misalnya obs64.exe) ke 'Above normal'. Di OBS efek yang sama bisa didapat lewat Settings > Advanced > 'Process Priority'.
  • Urutkan program latar yang memakan CPU, seperti tab browser, alat update otomatis, dan pemindaian real-time antivirus, berdasarkan pemakaian, lalu tutup dari yang paling atas.
Paling aman berhenti di 'Above normal' untuk prioritas. Kalau dinaikkan sampai 'Realtime', proses perekam bisa menyingkirkan tugas sistem sekalipun dan layar justru bisa freeze.

DOR Memakai Encoding GPU secara Default

DOR sudah memakai encoding GPU (NVENC) sebagai default sejak awal, jadi pemakaian CPU tetap rendah tanpa perlu repot mengganti encoder seperti di atas. Sirkuit khusus di kartu grafis menangani kompresi video sementara CPU fokus ke logika game, sehingga frame rate tidak banyak goyang meski kamu main sambil merekam.

Layar DOR yang sedang merekam dengan encoding GPU
DOR memakai encoding GPU secara default, jadi pemakaian CPU rendah

Terutama di game yang memakai CPU dan GPU berat sekaligus seperti Valorant atau PUBG, kalau CPU juga harus menanggung encoding, patah-patah langsung terasa. Karena DOR mengalihkan beban encoding ke GPU, rekaman tetap stabil bahkan di situasi seperti ini. Kalau ingin terhindar dari masalah CPU tanpa konfigurasi rumit, cara paling simpel adalah memakai alat yang memang dirancang untuk encoding GPU sejak awal.

Rekaman yang mulai bersamaan dengan game-mu: aplikasi perekam game PC gratis →

DOR Clips

Klip Valorant di DOR

Lihat lainnya di DOR →

Video Valorant yang direkam dan diunggah pengguna DOR. Ketuk salah satu untuk memutarnya di dor.gg.

FAQ

FAQ

Kenapa CPU naik sampai 100% saat aku merekam?

Kebanyakan karena kamu merekam dengan encoder CPU x264. CPU langsung menghitung kompresi video, berebut sumber daya dengan logika game, dan pemakaiannya melonjak ke 100%. Ganti encoder ke encoder GPU seperti NVENC untuk mengurangi beban secara drastis.

Apakah kualitas gambar turun kalau pindah ke NVENC?

NVENC versi baru sudah berkembang sampai bisa memberi kualitas setara preset fast x264 dengan CPU yang jauh lebih sedikit. Untuk rekaman game biasa, perbedaan kualitasnya sulit terlihat, sementara pemakaian CPU turun banyak.

Bagaimana kalau tidak punya kartu grafis atau NVENC tidak muncul?

Kartu grafis AMD bisa memakai encoder AMF, dan grafis terintegrasi Intel bisa memakai encoder QSV. Kalau opsinya tidak muncul di daftar, update driver grafis ke versi terbaru. Kalau sama sekali tidak ada encoder GPU, pilihan terbaik berikutnya adalah menurunkan resolusi dan frame rate serta mengganti preset x264 ke superfast.

Apakah menaikkan prioritas proses benar-benar mengurangi patah-patah?

Saat CPU sedang sesak, memberi program perekam prioritas 'Above normal' mengurangi frame hilang akibat encoding yang tertinggal. Tapi kalau dinaikkan sampai 'Realtime', tugas sistem tersingkir dan PC justru bisa freeze, jadi paling aman berhenti di 'Above normal'.

Apakah pemakaian CPU DOR rendah tanpa setting khusus?

Ya. DOR dirancang memakai encoding GPU (NVENC) secara default, jadi pemakaian CPU tetap rendah tanpa kamu mengganti encoder sendiri. Kartu grafis menangani kompresi video sementara CPU fokus ke game, sehingga frame rate stabil bahkan saat merekam.

Games

Panduan game terkait

Baca selanjutnya

Artikel terkait

Mulai pakai DOR

Tergantung game, DOR menyimpan klip lewat deteksi event atau analisis highlight otomatis