Review VOD TFT paling efektif kalau game-mu sendiri tersimpan sebagai file video. Situs resmi TFT dan artikel dukungan Riot tidak menjelaskan fitur replay dalam game untuk TFT (dicek 2 Oktober 2026), jadi panduan ini tidak membahas ada atau tidaknya fitur itu dan langsung memandu review dari rekaman yang kamu buat sendiri. Kalau belum menyiapkan rekaman, mulai dari cara merekam game TFT. Semua isi panduan ini mengasumsikan PC Windows. TFT juga bisa dimainkan di HP, tetapi DOR adalah aplikasi desktop Windows, jadi panduan ini berfokus pada game di PC.
Intinya: yang kamu butuhkan hanya videonya
Versi singkatnya: review hanya butuh video dari game tersebut. Alih-alih menonton ulang satu game penuh dari awal sampai akhir, pilih satu game per sesi dan fokus pada beberapa momen ketika keputusanmu bercabang. Satu game TFT itu panjang, jadi menonton semuanya cenderung memecah fokus. Setelah memilih momennya, potong supaya gampang ditemukan lagi lain kali. Dasar-dasar memotong dibahas di cara memotong clip game. Panduan ini tidak menjanjikan hasil tertentu dari review dan hanya menyusun rutinitasnya.
Jalankan review langkah demi langkah
- 1Pastikan game tersimpan sebagai videoDi PC Windows, bermain TFT dengan DOR membuat match penuh terekam otomatis. Sebuah game hanya bisa di-review kalau sudah direkam sejak sebelum dimulai, jadi setelah game penting, buka library DOR dan pastikan videonya tersimpan.
- 2Pilih game yang akan di-reviewKamu tidak bisa me-review setiap game, jadi mulai dari game yang kalah, game yang berakhir di posisi lebih rendah dari perkiraan, dan game ketika HP-mu turun tajam. Kemenangan yang terasa hoki juga layak dipilih. Double Up adalah mode kooperatif dua pemain di mana pasangan berbagi satu pool HP (menurut dukungan Riot), jadi review terpisah dari game ranked biasa agar perbandingannya adil.
- 3Tonton sekilas sekali dan tandai momennyaDi putaran pertama, jangan berhenti; cukup tonton sekilas dan catat titik-titik di mana keputusan bisa saja berbeda. Daripada mengandalkan nomor ronde, ingat adegannya: tepat setelah Carousel, ronde ketika HP turun banyak, atau sesaat sebelum memutuskan level up atau reroll. Simpan catatanmu dengan cara yang biasa kamu pakai.
- 4Tonton ulang dengan pertanyaan reviewPelankan hanya di momen yang sudah ditandai dan terapkan pertanyaan checklist di bawah satu per satu. Fokus pada keputusan dan alasannya di momen itu, bukan sekadar hasilnya. Kalau jawabanmu "nggak tahu", momen itu kandidat untuk diperbaiki lain kali.
- 5Potong dan simpan momennyaSetelah satu momen beres dianalisis, pakai alat trim di library aplikasi DOR untuk menentukan awal dan akhirnya lalu simpan terpisah. Pilih output 16:9, 9:16, atau 1:1, dan bagikan link dor.gg kalau ingin menontonnya di browser HP. Makin banyak momen yang dipotong, makin mudah membandingkannya berdampingan untuk melihat apakah kesalahan yang sama terulang.
Perbandingan cara review
| Cara | Yang kami pastikan | Kelebihan dan kekurangan |
|---|---|---|
| Replay dalam game | Situs resmi TFT dan artikel TFT di dukungan Riot tidak menjelaskan fitur replay TFT (dicek 2 Oktober 2026). Artikel replay LoL hanya membahas LoL, jadi tidak diterapkan ke TFT. | Kami tidak bisa memastikan fitur itu ada, jadi jangan susun rencana review di atasnya. Masa simpan dan batasan untuk TFT juga tidak didokumentasikan. |
| Rekaman buatan sendiri (program rekam apa pun) | Seluruh game tetap tersimpan di PC-mu sebagai file. | Kamu bisa menonton ulang momen mana pun, tetapi kalau lupa mulai merekam, game itu hilang, dan setting serta ruang disk kamu kelola sendiri. |
| Rekam match penuh otomatis DOR | Merekam match penuh TFT secara otomatis di PC Windows dan menyimpannya sebagai mp4. Momen yang ingin disimpan dipotong dari rekaman itu. | Kamu tidak perlu ingat untuk mulai merekam, dan momen yang di-review tetap kamu pilih sendiri. |
| Alat trim library DOR | Tentukan awal dan akhir, simpan potongannya, dan pilih output 16:9, 9:16, atau 1:1. Kamu juga bisa membagikannya lewat link dor.gg. | Kamu bisa mengumpulkan hanya momen yang diinginkan, sementara titik potongnya kamu tentukan sendiri. |
Pertanyaan review yang perlu diajukan
- Keputusan apa yang kamu ambil di ronde-ronde sebelum HP turun tajam?
- Apakah kamu memilih level up atau reroll, dan bisakah kamu menjelaskan alasannya dengan kata-kata?
- Bagaimana pilihan di Carousel terhubung dengan susunan board-mu selanjutnya?
- Kalau kamu mengubah posisi unit, kenapa, dan apakah hasilnya sesuai niatmu?
- Adakah momen ketika kamu punya waktu untuk scouting lawan dan merespons, tetapi tidak melakukannya?
- Di game Double Up, apakah pilihanmu sudah memperhitungkan HP yang dibagi dengan pasangan? Lewati pertanyaan ini di game ranked biasa.
Menyimpan game TFT dengan DOR
Seperti terlihat di halaman game TFT, DOR mendukung TFT dengan rekam match penuh otomatis, dan momen yang ingin kamu simpan bisa dipotong dari rekaman itu dengan alat trim. Kalau PC-mu punya kartu grafis NVIDIA, hardware encoding NVENC jadi default, jadi ronde TFT di-encode oleh GPU. Suara game dan mikrofonmu terekam bersamaan, jadi menjelaskan alasan pilihanmu sambil bermain membuatmu lebih mudah mengingat niat saat review. Untuk merekam game panjang tanpa patah-patah, lanjutkan ke cara merekam gameplay panjang tanpa stutter.


