← Blog

Cara Memilih Aplikasi Perekam Game yang Ringan: Perbandingan dan Rekomendasi Rekam Background Beban Rendah (2026)

Rekaman DOR asli dari VALORANT yang menampilkan hasil clutch dan laporan pertarungan
Sumber gambar: DOR · rekaman gameplay VALORANT
Poin penting
  • Dua syarat utama agar FPS paling sedikit tergerus adalah hardware encoding GPU (NVENC, AMD, QuickSync) dan background capture yang tidak membebani di atas game.
  • Software encoding CPU (x264) kualitasnya bagus, tetapi banyak memakai core dan menurunkan FPS game. Makin rendah spek PC, makin wajib hardware encoding.
  • OBS, Bandicam, Xbox Game Bar, dan NVIDIA app masing-masing punya kelebihan dan kekurangan yang jelas. Dari sisi beban saja, semuanya jadi lebih ringan saat hardware encoding dinyalakan.
  • DOR memakai NVENC secara default dan berjalan dengan background capture beban rendah, jadi disetel untuk rekaman ringan yang meminimalkan dampak ke FPS game.

Langsung saja: yang membuat perekam game terasa ringan bukan mereknya, melainkan dua teknologi. Pertama, hardware encoding, yang memproses encoding di chip khusus GPU (NVIDIA NVENC, AMD, Intel QuickSync), bukan di CPU. Kedua, background capture, yang tidak membebani layar game tetapi merekam diam-diam dari belakang. Penuhi dua hal ini dan program apa pun hampir tidak berdampak ke FPS game, sedangkan tanpa keduanya, program terkenal pun membuat FPS turun begitu rekaman dinyalakan.

Di artikel ini kami pertama-tama mendefinisikan arti rekaman ringan, menunjukkan syarat yang benar-benar menentukan beban, lalu membandingkan perekam yang umum dipakai dari sisi beban resource. Terakhir, kami jabarkan langkah demi langkah setting yang menjaga FPS bahkan di PC kentang dan alat rekomendasi yang sudah memenuhi syarat-syarat itu secara default.

Sebenarnya apa itu rekaman ringan?

Yang biasa disebut 'perekam ringan' sebenarnya mencampur dua pengertian. Pertama, ukuran instalasinya kecil dan tidak berat saat dibuka; kedua, tidak menggerus FPS game saat merekam. Bagi gamer, yang benar-benar penting adalah yang kedua. Mau file instalasinya puluhan MB atau ratusan MB, intinya game tidak patah-patah. Jadi di artikel ini, 'ringan' berarti 'menyalakan rekaman hampir tidak menurunkan FPS di dalam game'.

Seberapa banyak FPS turun sangat bervariasi bahkan di PC yang sama, tergantung program dan setting-nya. Perekam yang dibuat dengan baik memakai CPU di kisaran satu digit sampai belasan persen untuk rekaman 1080p, sedangkan yang setting-nya salah bisa melahap hampir setengah CPU hanya untuk merekam layar yang sama. Di laptop kelas dual-core, perbedaan ini menjadi perbedaan antara 'main lancar' dan 'slideshow'.

Syarat pertama yang menentukan beban: hardware encoding

Merekam berarti menangkap layar lalu mengompres (encode) videonya untuk disimpan sebagai file. Encoding inilah yang menyumbang sebagian besar beban. Ringan atau tidaknya tergantung di mana encoding dilakukan.

  • Software encoding (x264): mengompres di CPU. Kualitas dan kompresinya sangat bagus, tetapi banyak memakai core CPU, jadi menjalankan game di CPU yang sama membuat FPS turun. Kecuali PC spek tinggi, ini beban besar untuk rekam game.
  • Hardware encoding (NVIDIA NVENC): chip encoding khusus di dalam GPU yang menangani kompresi. Karena sirkuitnya terpisah dari komputasi GPU untuk me-render game, rekaman berjalan hampir tanpa penurunan performa game. Ini praktis jadi standar untuk rekam game yang ringan.
  • Hardware encoding (AMD, Intel QuickSync): encoder kartu grafis AMD dan QuickSync di grafis terintegrasi Intel meringankan beban CPU dengan prinsip yang sama. Tanpa kartu Nvidia pun, rekaman ringan tetap bisa.

Singkatnya, persimpangan pertama untuk rekaman ringan adalah 'apakah encoding sudah dipindah dari CPU ke GPU?'. Sebagian besar kartu grafis terbaru (untuk Nvidia, GeForce seri GTX 600 ke atas) sudah punya hardware encoder bawaan, jadi cukup mengganti encoder ke NVENC di setting, program yang sama jadi jauh lebih ringan.

Tips praktis: kalau FPS turun tajam saat rekaman dinyalakan, sebelum mengutak-atik setting kualitas, cek encoder-nya dulu. Kalau encoder di-set ke 'Software (x264)', menggantinya ke 'NVIDIA NVENC' atau 'Hardware' saja sering kali sudah sangat mengurangi beban.

Syarat kedua: background capture beban rendah

Sama pentingnya dengan encoding adalah cara layar ditangkap. Kalau metode capture-nya berat, FPS tetap goyang walau encoder-nya ringan. Hal penting lainnya adalah 'beban kalau dibiarkan menyala terus'. Momen highlight datang tanpa aba-aba, jadi banyak gamer membiarkan rekaman menyala sepanjang main, dan kalau capture-nya berat, seluruh sesi main ikut terdampak.

Background capture adalah metode yang tidak menumpuk proses berat di atas layar game, tetapi diam-diam menerima dan menyimpan frame dari belakang. Background capture yang diimplementasikan dengan baik mengambil frame yang digambar game lewat jalur efisien lalu menyerahkannya ke encoder, sehingga bebannya cukup kecil sampai hampir tidak terasa sedang menyala. Perekam yang ringan seharusnya memadukan 'hardware encoding + background capture beban rendah'.

Kenapa menyimpan momen lebih ringan daripada merekam semuanya

Ada satu hal lagi. Kalau kamu merekam sesi main dua atau tiga jam secara utuh, encoding dan penulisan ke disk berjalan terus sepanjang waktu. Sebaliknya, metode yang hanya menyimpan momen kunci sebagai clip pendek cuma menyimpan segmen pendek dari belakang, jadi beban sehari-harinya lebih rendah dan juga hemat ruang disk. Tidak perlu menekan tombol rekam setiap kali, jadi alur main tidak terganggu. Kalau ditarik kesimpulan soal ringan, 'otomatis menyimpan hanya momen yang dibutuhkan' satu tingkat lebih ringan daripada 'merekam semuanya'.

Perbandingan beban resource perekam populer

Berikut ringkasan perekam yang umum dipakai dari sisi beban. Angka absolutnya berbeda tergantung spek PC dan setting, jadi paling akurat dibaca sebagai 'kecenderungan' beban.

  • OBS Studio: gratis dan open source. Kalau dipakai dengan software (x264), penggunaan CPU tinggi, tetapi mengganti encoder ke NVENC sangat menurunkan beban. Fleksibilitas setting-nya paling tinggi, tetapi setup awalnya makan banyak usaha.
  • Bandicam: khusus untuk rekam game. Mengait langsung ke API grafis untuk merekam dan mendukung NVENC, jadi dengan hardware encoding menyala bebannya relatif rendah. Versi gratisnya ada watermark dan batas waktu.
  • Xbox Game Bar: bawaan Windows 10 dan 11. Karena bagian dari OS, tidak perlu instal tambahan dan beban dasarnya rendah, tetapi fiturnya sederhana dan kadang gagal merekam game tertentu.
  • NVIDIA app (dulu GeForce Experience): untuk pengguna GeForce. Karena berbasis NVENC, bebannya rendah, dan fitur simpan instan seperti Instant Replay jadi keunggulannya. Tapi kamu memang butuh kartu grafis Nvidia.
  • DOR: memakai hardware encoding NVENC secara default dan berjalan dengan background capture beban rendah. Mendeteksi otomatis saat game dibuka dan merekam match penuh, dan di game yang mendukung clip otomatis juga menyimpan momen kunci sebagai clip; gratis dan tanpa watermark.

Ringkasan tabel dalam satu kalimat: untuk program apa pun, 'apakah hardware encoding menyala' menentukan 80% ringan tidaknya. OBS juga ringan kalau dijalankan dengan NVENC, dan alat yang sejak awal dibangun di atas hardware encoding, seperti Bandicam, NVIDIA app, dan DOR, bebannya rendah bahkan tanpa setup khusus. Tambahkan 'otomatis menyimpan hanya momen yang dibutuhkan', dan beban sehari-hari turun satu tingkat lagi.

Setting yang menjaga FPS di PC kentang

Sebelum ganti program, mengubah setting saja sudah bisa sangat mengurangi beban. Makin rendah spek PC-mu, makin perlu mengecek sesuai urutan di bawah.

  • Encoder ke hardware: yang pertama dan paling besar efeknya. Ganti dari software (x264) ke NVENC atau hardware encoder.
  • Resolusi dan frame rate secukupnya: rekaman 1440p 144fps itu berat. 1080p 60fps sudah cukup untuk sebagian besar upload dan bebannya jauh lebih rendah.
  • Bitrate jangan berlebihan: memang langsung berpengaruh ke kualitas, tetapi menaikkannya membabi buta menambah penulisan disk dan beban. Mulai dari nilai wajar untuk 1080p dan naikkan hanya kalau perlu.
  • Simpan momen alih-alih rekam penuh: daripada merekam setiap game secara utuh, otomatis menyimpan hanya momen kunci sebagai clip mengurangi beban harian dan penyimpanan sekaligus.

Cukup samakan empat hal ini, dan sebagian besar masalah 'game patah-patah saat rekaman dinyalakan' akan hilang. Terutama poin pertama, beralih ke hardware encoding, efeknya lebih besar daripada gabungan tiga poin lainnya.

Kenapa DOR disetel untuk rekaman ringan

DOR adalah alat yang berfokus pada rekaman ringan untuk meminimalkan dampak ke FPS game, dengan NVENC sebagai default plus background capture beban rendah. Dua syarat tadi, hardware encoding dan background capture, sudah diterapkan sebagai default sejak awal, tanpa perlu pengguna mencarinya di setting lalu menyalakannya. Beban encoding pindah ke chip khusus GPU, dan capture-nya tidak membebani di atas game, jadi sulit merasakan bahwa rekaman sedang menyala.

Selain itu, DOR otomatis mendeteksi saat game dibuka dan bersiaga di background, lalu merekam match penuh, dan di game yang mendukung clip otomatis juga memotong momen kunci jadi clip pendek, misalnya ace di Valorant, pentakill di League of Legends, atau kill di PUBG. Tidak perlu menekan tombol rekam setiap kali, jadi alur main tidak terganggu, dan rekaman match penuh tetap ada kalau kamu ingin menonton ulang seluruh game. Gratis dan tanpa watermark, jadi clip yang dibuat bisa langsung kamu upload apa adanya.

Momen penentu saat bermain game
Momen penentu saat bermain game

Prinsip yang sama berlaku apa pun game yang kamu mainkan

Prinsip rekaman ringan tidak pilih-pilih game. Entah baku tembak sengit di Valorant, ngebut naik kendaraan dengan layar berputar cepat di PUBG, atau late game dengan team fight besar di League of Legends, selama hardware encoding dan background capture mendukungmu, FPS yang tergerus karena rekaman tetap kecil. Cek contoh auto-clip dan setting yang disarankan di halaman game yang paling sering kamu mainkan, lalu mulai.

Sebagai rangkuman, kriteria memilih perekam game yang ringan itu sederhana. Apakah memakai hardware encoding, apakah tidak mengganggu game berkat background capture, dan apakah efisien menyimpan momen yang kamu butuhkan? Pilih alat yang memenuhi ketiganya sebagai default, dan bahkan di PC yang bukan spek tinggi kamu bisa menjaga FPS sambil mengumpulkan semua adegan terbaik.

Tips praktis: saat memasang perekam baru, rekam satu ronde permainan sungguhan lalu bandingkan FPS sebelum dan sesudah merekam memakai tampilan frame di dalam game (atau alat monitoring). Kalau hampir tidak ada penurunan, setting itulah kombinasi 'ringan' yang cocok untuk PC-mu.

Rekaman yang mulai bersamaan dengan game-mu: aplikasi perekam game →

DOR Clips

Klip Valorant di DOR

Lihat lainnya di DOR →

Video Valorant yang direkam dan diunggah pengguna DOR. Ketuk salah satu untuk memutarnya di dor.gg.

FAQ

FAQ

Apa syarat paling penting untuk perekam game yang ringan?

Yang paling penting adalah apakah memakai hardware encoding GPU (NVIDIA NVENC, AMD, Intel QuickSync). Saat chip khusus GPU, bukan CPU, yang menangani encoding, prosesnya terpisah dari rendering game dan hampir tidak menurunkan FPS. Tambahkan background capture beban rendah yang tidak membebani di atas game, dan beban rekaman turun jauh bahkan di PC yang sama.

Apakah OBS juga ringan?

Tergantung setting-nya. Kalau dipakai dengan encoding software (x264) bawaan, penggunaan CPU tinggi dan FPS bisa turun di PC kentang. Tapi kalau encoder diganti ke NVIDIA NVENC atau hardware encoder di setting output, bebannya turun jauh dan bisa dipakai dengan cukup ringan. Karena OBS sangat fleksibel, setting ini harus kamu atur sendiri.

Apakah rekaman ringan bisa tanpa kartu grafis Nvidia?

Bisa. NVENC khusus Nvidia, tetapi kartu grafis AMD punya hardware encoder sendiri dan grafis terintegrasi Intel punya QuickSync. Memilih hardware encoder itu di programmu memungkinkan merekam sambil meringankan beban CPU. Meski begitu, kombinasi yang paling banyak terbukti adalah Nvidia NVENC.

FPS game saya turun saat rekaman dinyalakan. Apa yang harus dilakukan?

Pertama, cek setting encoder. Kalau di-set ke software (x264), mengganti ke hardware encoder (NVENC dan sejenisnya) paling besar efeknya. Kalau masih berat, turunkan resolusi ke 1080p dan frame rate ke 60fps, dan jaga bitrate agar tidak berlebihan. Memakai cara yang otomatis menyimpan hanya momen kunci sebagai clip, alih-alih rekam penuh, menurunkan beban harian satu tingkat lagi.

Mana yang lebih ringan, rekam penuh atau menyimpan clip momen?

Menyimpan hanya momen kunci sebagai clip lebih ringan. Merekam sesi main dua atau tiga jam secara utuh membuat encoding dan penulisan disk berjalan terus, sedangkan menyimpan momen hanya menyisakan segmen pendek, sehingga beban harian dan ruang disk berkurang bersamaan. DOR merekam match penuh dengan NVENC dan background capture beban rendah, dan di game yang mendukung clip otomatis juga menyimpan momen terbaik sebagai clip terpisah, jadi kamu bisa menyimpan hanya yang kamu perlukan.

Games

Panduan game terkait

Baca selanjutnya

Artikel terkait

Mulai pakai DOR

Tergantung game, DOR menyimpan klip lewat deteksi event atau analisis highlight otomatis